Prime Day

Como cliente Amazon Prime obtén 3 meses de Audible gratis

Diseño de la portada del título Dracula

Dracula

Muestra
Comenzar mi suscripción Prueba gratis durante 30 días
Oferta válida hasta el 28 de diciembre de 2026.
Después de los 30 días, 9,99 €/mes. Cancela tu siguiente plan mensual cuando quieras.
Ahorra más del 90% en tus primeros 3 meses.
Escucha todo lo que quieras de entre miles de audiolibros y Originals incluidos.
Descarga tu audiolibro y escucha offline, sin interrupciones
Se renueva automáticamente por 9,99 €/mes después de 3 meses. Cancela mensualmente. La oferta termina el 28 de diciembre de 2026.
Disfruta de forma ilimitada de este título y de una colección con 90.000 más.
Escucha cuando y donde quieras, incluso sin conexión.
Sin compromiso. Cancela tu siguiente plan mensual cuando quieras.

Dracula

De: Bram Stoker, M P Sadasivan - translator, Ny. Suwarni A.S - translator
Narrado por: Anes Wibowo
Prueba gratis durante 30 días Prueba gratis durante 30 días

Después de los 30 días, 9,99 €/mes. Cancela cuando quieras.

Después de los 30 días, 9,99 €/mes. Cancela cuando quieras.

Compra ahora por 18,99 €

Compra ahora por 18,99 €

Ahorros de temporada | 0,99 € al mes durante los primeros 3 meses

9,99 €/mes después. Se aplican condiciones. Cancela mensualmente.
Kuangkat tutup peti mati itu, dan apa yang kulihat membuat jiwaku menggigil oleh rasa takut.Count itu terbaring di situ, tapi ia seperti telah mendapatkan kembali separo masa mudanya, karena rambut dan kumisnya yang sudah putih berubah menjadi kelabu kehitaman. Bibirnya berlumuran darah segar yang menetes dari sudut-sudut mulutnya, dan mengalir ke dagu dan lehernya. Makhluk mengerikan itu boleh dikatakan memuntahkan darah. Ia terbaring bagaikan seekor lintah yang keletihan karena kekenyangan. Senyum mengejek yang terbayang di wajahnya yang membengkak itu membuatku amat marah.Inilah makhluk yang sedang kubantu kepindahannya ke London, ke tempat selama berabad-abad yang akan datang ia akan memangsa orang-orang tak berdaya. Kusambar sebuah sekop, lalu kuhantamkan mata sekop ke wajah menjijikkan itu. Waktu itu kulakukan, kepala makhluk itu berpaling dan matanya mengarah tepat kepadaku, membelalak dengan sangat mengerikan. Aku terpaku. Sekop itu terlepas dari tanganku.Yang terakhir kulihat adalah wajah yang bengkak, berlumuran darah, dan dihiasi senyum jahat yang agaknya akan tetap dibawanya sampai ke neraka jahanam. Terror
adbl_web_anon_alc_button_suppression_t1
No hay reseñas aún