Prime Day

Como cliente Amazon Prime obtén 3 meses de Audible gratis

Diseño de la portada del título Hayya

Hayya

Muestra
Comenzar mi suscripción Prueba gratis durante 30 días
Oferta válida hasta el 28 de diciembre de 2026.
Después de los 30 días, 9,99 €/mes. Cancela tu siguiente plan mensual cuando quieras.
Ahorra más del 90% en tus primeros 3 meses.
Escucha todo lo que quieras de entre miles de audiolibros y Originals incluidos.
Descarga tu audiolibro y escucha offline, sin interrupciones
Se renueva automáticamente por 9,99 €/mes después de 3 meses. Cancela mensualmente. La oferta termina el 28 de diciembre de 2026.
Disfruta de forma ilimitada de este título y de una colección con 90.000 más.
Escucha cuando y donde quieras, incluso sin conexión.
Sin compromiso. Cancela tu siguiente plan mensual cuando quieras.

Hayya

De: Benny Arnas, Helvy Tiana Rosa
Narrado por: Kamal Nasuti
Prueba gratis durante 30 días Prueba gratis durante 30 días

Después de los 30 días, 9,99 €/mes. Cancela cuando quieras.

Después de los 30 días, 9,99 €/mes. Cancela cuando quieras.

Compra ahora por 15,01 €

Compra ahora por 15,01 €

Ahorros de temporada | 0,99 € al mes durante los primeros 3 meses

9,99 €/mes después. Se aplican condiciones. Cancela mensualmente.
Rahmat Assyraf Pranaja terpental mundur ke belakang. Ke perbukitan batu yang gersang. Tak ada lagi nganga luka di dada kirinya. Ia tengah meneropong permukiman di Jalur Gaza dengan sebelah mata yang ia picingkan dan sebelah tangan yang memayunginya dari sinar matahari. Namun, baru saja akan melihat kerumunan Pasar Jabalia di wilayah Gaza, Rahmat kembali terpelanting ke ruang tanpa dinding tanpa dasar yang menggemakan lagu 'You are Allah' dengan begitu riang namun syahdu -- Ah Hayya, kamu di mana? Tiba-tiba sebuah oase menganga di hadapannya. Oase itu justru tidak berisi air yang dirindukan para musafir, melainkan sekuntum bunga raksasa berwarna coklat dan berkilauan di siram cahaya sang surya. Dan ada Hayya -- ya, Hayya Qasim binti Atta Hisyam! -- di dekat mahkotanya yang mekar sempurna. Gadis kecil itu hendak memulai langkah pertama, terjun ke dasar bunga ketika Rahmat meneriakkan namanya. Namun suaranya seperti tak memiliki volume di gurun itu. Dalam hitungan detik, Hayya sudah angslup di dalamnya. Rahmat yang hendak terjun mengejar Hayya tak bisa melakukan apa-apa sebab bunga itu sudah menguncup. Menjadi cakra yang menggetarkan sesiapa. Ficción cristiana Literatura de género
adbl_web_anon_alc_button_suppression_t1
No hay reseñas aún